Strategi CSR dan ESG PLN Batam Berbuah Prestasi, Masuk TOP CSR Awards 2026

Di sisi tata kelola, perusahaan juga memperkuat budaya transparansi dan integritas melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang didukung kebijakan anti-fraud, pengendalian gratifikasi, whistleblowing system, hingga implementasi SNI ISO 37001:2016.

Strategi keberlanjutan PLN Batam turut diwujudkan melalui pengembangan proyek PLTS terapung berkapasitas 42 MWp di Batam sebagai bagian dari dukungan terhadap target bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional dan agenda Net Zero Emission 2060.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kawasan Batam.

Program CSR Fokus pada Pendidikan, UMKM, dan Lingkungan
Seluruh strategi CSR disusun berdasarkan analisis materialitas yang mempertimbangkan dampak bisnis, kebutuhan pemangku kepentingan, serta risiko dan peluang jangka panjang.

Beberapa program yang menjadi sorotan antara lain:
1. Program Beasiswa Sahabat Terang, yang membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
2. Program Workshop Pemberdayaan UMKM, untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
3. Program Pengembangan UMK Batik Moleqie Ngah Jaya, sebagai dukungan terhadap ekonomi kreatif lokal.
4. Program Penanaman Mangrove di Kebun Raya Batam, untuk mendukung konservasi lingkungan dan ketahanan ekosistem pesisir.

Bantuan fasilitas sosial bagi rumah ibadah, pendidikan, dan lingkungan permukiman.
Tak hanya itu, PLN Batam juga mengembangkan program unggulan berbasis Creating Shared Value (CSV) melalui Kolam Bioflok dan Bank Sampah Komunitas bersama Kelompok Wanita Tani Unit Bank Sampah Taburosi yang menggabungkan pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, dan pengelolaan lingkungan.

Nilai Sosial Lebih Tinggi dari Investasi
Sebagai bentuk pengukuran dampak nyata, PLN Batam melakukan evaluasi Social Return on Investment (SROI) terhadap empat program CSR sepanjang 2025.

Pos terkait