Penerbangan Batam-Jakarta Terganggu, 2.462 Penumpang Terdampak, Begini Soal Kompensasinya

BATAMKOTA.COM, BATAM — Aktivitas penerbangan dari dan menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Batam (BIB) terdampak abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengatakan kondisi Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, masih diinformasikan ditutup hingga pukul 18.00 WIB. Kondisi tersebut membuat penerbangan dari Batam menuju Jakarta maupun sebaliknya belum dapat dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Bandara Cengkareng masih terinformasi close sampai dengan pukul 18.00 WIB. Sehingga pesawat atau penerbangan dari dan menuju Batam dari Jakarta juga masih belum bisa dilakukan penerbangan,” kata Annang dalam keterangan kepada media, Senin.

Annang menjelaskan, berdasarkan pembaruan data hingga pukul 11.30 WIB, Bandara Internasional Batam memiliki total 57 rencana penerbangan dengan jumlah sekitar 7.947 penumpang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 penerbangan merupakan rute domestik, sementara empat penerbangan lainnya merupakan rute internasional.

Dampak abu vulkanik paling terasa pada penerbangan rute Jakarta. Sebanyak 19 penerbangan terdampak, dengan estimasi 2.462 penumpang.

“Rinciannya adalah sembilan kedatangan dan 10 keberangkatan tidak dilakukan penerbangan,” ujar Annang.

Adapun penerbangan yang terdampak tersebut berasal dari sejumlah maskapai. Rinciannya yakni Super Air Jet enam penerbangan, Citilink delapan penerbangan, Batik Air tiga penerbangan, dan Garuda Indonesia dua penerbangan.

Meski penerbangan rute Jakarta terganggu, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Batam secara umum masih berjalan. Sebanyak 38 penerbangan dengan sekitar 5.485 penumpang masih direncanakan beroperasi.

Sejumlah rute yang masih berjalan antara lain Kuala Lumpur, Kualanamu, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, serta sejumlah rute lainnya.

Kompensasi Penumpang Mengikuti Aturan Maskapai

Terkait kompensasi bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, Annang mengatakan ketentuannya mengikuti kebijakan dan regulasi yang berlaku pada masing-masing maskapai.

“Untuk kompensasi kembali lagi, tetap sesuai dengan aturan yang berlaku di masing-masing maskapai. Ketentuannya mengikuti dari maskapai masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Bandara Internasional Batam berkoordinasi dengan masing-masing maskapai terkait pelayanan dan penanganan penumpang terdampak.

Penumpang dapat memperoleh informasi melalui customer service maskapai di area keberangkatan maupun konter masing-masing maskapai.

Pihak BIB bersama operator navigasi penerbangan dan maskapai terus memantau perkembangan kondisi penerbangan seiring dampak abu vulkanik tersebut.

Situasi penerbangan dapat berubah mengikuti kondisi operasional dan informasi terbaru terkait Bandara Soekarno-Hatta.(Iman)

Pos terkait