Lebih lanjut, Martin menyampaikan bahwa semangat tersebut sejalan dengan visi dan misi Ketua Umum APPEKNAS, Fandy Iood, yang menempatkan sinergitas sebagai kekuatan utama organisasi.
“Sinergitas bukan sekadar bekerja bersama, tetapi membangun kepercayaan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan semangat gotong royong dalam setiap langkah organisasi. Ketika satu anggota berkembang, APPEKNAS juga ikut tumbuh,” katanya.
APPEKNAS juga terus mendorong peningkatan kompetensi SDM, penguatan dunia usaha, serta pengembangan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing industri konstruksi Indonesia di tingkat global.
Martin menilai keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota maupun besarnya organisasi, melainkan dari lahirnya pelaku usaha konstruksi yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap transformasi digital, dan mampu menghasilkan karya berkualitas.
“Di tengah perubahan global yang berlangsung cepat, industri konstruksi Indonesia harus terus meningkatkan kualitas SDM, memperkuat inovasi, serta membangun kolaborasi yang erat antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat,” ungkapnya.






