


BATAMKOTA.COM, BATAM – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., menghadiri resepsi peringatan Hari Kebangsaan Singapura ke-61 yang digelar di Radisson Hotel Batam, Kamis (3/9/2026) malam.
Kehadiran Nyanyang menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Singapura, khususnya dalam mendorong kerja sama ekonomi, investasi, pariwisata, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Acara tersebut turut dihadiri Minister of State for Foreign Affairs and Home Affairs Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, jajaran Konsulat Jenderal Singapura di Batam, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dari Indonesia dan Singapura.
Dalam sambutannya, Zhulkarnain menyampaikan kegembiraannya dapat kembali berada di Batam sekaligus memberikan apresiasi terhadap kinerja ekonomi Kepri dan Batam.
“Tahun lalu, saya berkunjung ke Batam, dan saya bahagia bisa kembali berada di sini. Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemimpin Kepri dan Batam atas kinerja yang luar biasa di tahun lalu,” ujar Zhulkarnain.
Ia menyebut ekonomi Kepri tumbuh impresif sebesar 6,94 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Sementara itu, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen.
Menurut Zhulkarnain, posisi strategis Kepri dan Batam menjadi salah satu faktor penting dalam semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia-Singapura.
“Banyak perusahaan memanfaatkan peluang tersebut untuk membangun kapabilitas baru di bidang ekonomi digital dan ekonomi hijau,” katanya.
Kerja sama tersebut, lanjut dia, mencakup sektor data dan teknologi, manufaktur modern, serta energi terbarukan.
Zhulkarnain juga menyoroti besarnya peran Singapura dalam investasi di Batam. Ia menyebut Singapura merupakan investor asing terbesar di Batam dengan nilai investasi sekitar 940 juta dolar AS pada 2025.
Selain investasi, sektor pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja juga dinilai menjadi bagian penting dalam hubungan kedua wilayah.
Ia mengapresiasi keberadaan Politeknik Pariwisata Batam yang berperan dalam memperkuat keterampilan tenaga kerja di sektor pariwisata dan perhotelan, termasuk melalui program pertukaran mahasiswa dan kerja sama dengan sejumlah politeknik di Singapura.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan hubungan Kepri dengan Singapura memiliki nilai strategis, tidak hanya karena kedekatan geografis, tetapi juga karena hubungan ekonomi dan sosial yang telah terjalin lama.






