CEO Honda Minta Maaf usai Perusahaan Rugi Rp47 Triliun, Pertama Sejak 1957

BATAMKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Direktur sekaligus CEO Honda Motor Co., Toshihiro Mibe, menyampaikan permintaan maaf kepada para pemegang saham setelah Honda membukukan rugi bersih tahunan untuk pertama kalinya sejak perusahaan melantai di bursa saham pada 1957.

Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang digelar di Tokyo, Jepang, pada Jumat (27/6/2026).

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang terdalam kepada para pemegang saham kami atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang signifikan yang disebabkan oleh kerugian bersih yang tercatat dalam hasil keuangan tahun fiskal sebelumnya,” ujar Mibe, dikutip dari Japan Today, Senin (29/6/2026).

Honda mencatat rugi bersih sebesar 423,94 miliar yen atau sekitar Rp47 triliun pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025. Kerugian tersebut terutama dipicu oleh tingginya biaya restrukturisasi bisnis kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Meski demikian, manajemen optimistis kondisi keuangan perusahaan akan membaik pada tahun fiskal berjalan dan kembali mencetak laba.

Pos terkait