Konsumsi Pertalite Naik Jadi 80,5 Persen Usai Harga BBM Nonsubsidi Disesuaikan

BATAMKOTA.COM, JAKARTA — Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada 18 April 2026 mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat. Konsumen mulai beralih ke BBM bersubsidi, terutama Pertalite dan Biosolar, sehingga konsumsi kedua produk tersebut mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan, perubahan perilaku konsumen terlihat dari pergeseran komposisi konsumsi BBM nasional setelah harga BBM nonsubsidi disesuaikan.

Bacaan Lainnya

Menurut Eko, konsumsi BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar meningkat sejak penyesuaian harga BBM nonsubsidi atau Jenis Bahan Bakar Umum (JBU) dilakukan pada April 2026.

“Sejak Pertamina melakukan penyesuaian harga khususnya BBM JBU per 18 April yang lalu, telah terjadi perubahan perilaku konsumen untuk konsumsi BBM yang saat ini terjadi peningkatan konsumsi BBM khususnya produk BBM PSO baik itu Pertalite maupun Biosolar,” ujar Eko dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI yang dipantau secara daring, Kamis (16/7/2026).

Konsumsi Pertalite Naik

Eko menjelaskan, pergeseran konsumsi paling terlihat pada segmen BBM bensin. Pada periode Januari-Mei 2026, porsi Pertalite tercatat sebesar 75,4 persen dari total konsumsi gasoline.

Pos terkait