Ia menambahkan, HKTI Kepri ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi petani, tetapi menjadi motor penggerak kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan.
“Kami ingin HKTI menjadi wadah yang mampu menghadirkan solusi nyata. Program Gerbang Pangan bukan sekadar gerakan menanam, tetapi gerakan ekonomi rakyat yang bertujuan memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, HKTI juga akan menyerahkan bantuan simbolis berupa paket benih, pupuk, serta media tanam polybag kepada 10 perwakilan Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kepulauan Riau sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pertanian skala rumah tangga.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa, M.M., menegaskan pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum memperkuat peran petani dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain Musda dan pelantikan, pengurus pusat serta daerah HKTI juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi strategis di Batam seperti panen durian di Citra Kebun Wisata, peninjauan stok komoditas di Perum Bulog Batu Ampar, hingga peresmian Sekretariat DPD HKTI Kepri di Batam Kota.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha untuk membangun ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah di tengah tantangan global yang semakin dinamis. (Iman)






