Hari Kebangsaan Singapura ke-61 di Batam, Wagub Nyanyang Dorong Kerja Sama Investasi dan Ekonomi Digital

Menurut Nyanyang, Batam dan wilayah Kepri lainnya memiliki posisi penting sebagai pintu gerbang Indonesia yang berhadapan langsung dengan Singapura.

“Hubungan Kepri dengan Singapura sudah terjalin sangat erat. Kedekatan geografis menjadi modal penting untuk terus memperkuat kerja sama, terutama di bidang investasi, perdagangan, pariwisata, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Nyanyang.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita ingin hubungan yang sudah baik ini terus ditingkatkan menjadi kerja sama yang semakin konkret dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kepri,” katanya.

Nyanyang menilai sektor ekonomi digital, industri hijau, energi terbarukan, pariwisata dan pengembangan SDM merupakan bidang yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan bersama.

Dalam sambutannya, Zhulkarnain menegaskan Singapura bangga menjadi mitra Kepri dan Batam dalam perjalanan transformasi ekonomi.

Ia mengatakan terdapat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama sebagai negara bertetangga dan sahabat.

“Kita harus meraih kesempatan ini dan membangun fondasi untuk generasi selanjutnya. Dan kita harus menjaga serta menghargai hubungan baik ini,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pertemuan Singapore-Indonesia Leaders Retreat pada Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong kembali menegaskan komitmen memperkuat hubungan kedua negara yang berorientasi ke masa depan.

Sejumlah bidang yang menjadi perhatian bersama antara lain ketahanan rantai pasok, energi terbarukan dan lingkungan.

Hubungan tersebut juga tercermin dalam kunjungan Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong ke Batam untuk menghadiri acara peletakan kabel optik Nongsa-Changi.

Pos terkait