“Karena itu, penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi prioritas nasional dan merupakan fondasi utama pembangunan SDM industri,” ungkap Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transisi menuju ekonomi hijau, hingga perubahan rantai pasok global telah menciptakan kebutuhan baru terhadap kompetensi tenaga kerja industri.
Kerja Sama Vokasi Berlanjut
BPSDMI diketahui telah menjalin kerja sama dengan Swiss dan Jerman sejak 2018. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program Skills for Competitiveness (S4C) bersama SECO serta dukungan GIZ Jerman dalam reformasi sistem pendidikan dan pelatihan vokasi atau Technical and Vocational Education and Training (TVET) System Reform di Indonesia.
Komitmen tersebut kini berlanjut melalui program S4C Fase 2 bersama Swisscontact dan program Green Jobs for Social Inclusion and Sustainable Transformation (GESIT) yang didampingi GIZ.
BPSDMI bersama Swiss dan Jerman juga menggelar National Dual Vocational Education and Training (DVET) 2026 pada 21–23 Juli 2026 di Jakarta.





