“Namun demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi berhasil tertahan oleh penurunan harga pada beberapa komoditas lain, sehingga inflasi secara keseluruhan tetap terjaga dalam kisaran target,” jelasnya.
Dari sisi historis, pergerakan inflasi di Kepri menunjukkan tren yang relatif stabil, baik secara tahunan maupun bulanan. Fluktuasi yang terjadi masih dalam batas wajar dan mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang cukup terjaga.
Bank Indonesia menilai, stabilitas inflasi ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Kepri. Meski demikian, pemerintah daerah dan otoritas terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi, terutama dalam menjaga kelancaran distribusi pangan dan stabilitas harga ke depan.
Dengan kondisi tersebut, inflasi Kepri diproyeksikan tetap terkendali sepanjang tahun 2026, meskipun risiko dari sisi pasokan dan harga komoditas global tetap perlu diwaspadai. (Iman Suryanto)





