Di sisi lain, militer Amerika Serikat mengonfirmasi telah melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target militer Iran sebagai respons atas serangan drone terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan respons langsung atas ancaman Iran terhadap jalur pelayaran internasional.
“Pasukan CENTCOM melancarkan serangan hari ini sebagai tanggapan langsung terhadap agresi Iran yang berkelanjutan terhadap pelayaran komersial,” demikian pernyataan militer AS.
Menurut Washington, serangan tersebut menyasar 10 target militer Iran, meliputi fasilitas penyimpanan drone, sistem komunikasi, radar, pertahanan udara, hingga infrastruktur pengawasan dan kemampuan penebar ranjau.
Militer AS juga merilis rekaman video yang memperlihatkan ledakan di sejumlah lokasi yang disebut berada di sekitar Selat Hormuz.





