KADIN Kepri Dorong Reformasi Pariwisata, Soroti Tarif Feri hingga Kemudahan VOA

BATAMKOTA.COM, BATAM – Dunia usaha di Kepulauan Riau mulai menyusun langkah bersama untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Melalui forum yang digelar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepulauan Riau, berbagai asosiasi pariwisata menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai menghambat pertumbuhan industri, mulai dari tingginya tarif kapal feri internasional hingga perlunya kemudahan layanan Visa on Arrival (VOA).

Pertemuan yang berlangsung di Batam, Rabu (8/7), dipimpin Wakil Ketua KADIN Kepulauan Riau Bidang Pariwisata, Edi R. Surbakti. Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri, di antaranya ASITA Kepri, ASPPI Kepri, HPI Kepri, IPI Kepri, ASTINDO Kepri, PUTRI Kepri, serta pelaku usaha dan tokoh pariwisata lainnya.

Bacaan Lainnya

Sebagai organisasi yang mewadahi dunia usaha, KADIN menilai penguatan ekosistem pariwisata harus dilakukan melalui kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi agar Kepulauan Riau mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu pintu gerbang wisata internasional Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, peserta merumuskan lima rekomendasi strategis yang dinilai dapat meningkatkan daya saing pariwisata daerah.
Salah satunya adalah perlunya penataan terhadap maraknya agen perjalanan wisata yang beroperasi secara freelance.

Menurut peserta forum, tata kelola usaha yang lebih sehat diperlukan untuk menciptakan persaingan yang adil sekaligus memberikan perlindungan kepada wisatawan dan pelaku usaha resmi.

Pos terkait