Berdasarkan laporan perkembangan terbaru dari Pertamina NRE pada Juni 2026, progres pembangunan proyek telah mencapai sekitar 80 persen, sehingga ditargetkan siap beroperasi sesuai jadwal pada Agustus mendatang.
Pada tahap awal, fasilitas tersebut dibangun dengan kapasitas 400 kilowatt peak (kWp) yang didukung sistem penyimpanan energi berupa baterai berkapasitas 600 kilowatt hour (kWh).
Ke depan, kapasitas pembangkit akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 0,5 hingga 1 megawatt peak (MWp) lengkap dengan sistem penyimpanan energi yang lebih besar guna menjamin pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat.
Mendorong Ekonomi Pulau dan Sektor Perikanan
Manfaat proyek ini tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik ramah lingkungan. Pemerintah juga melengkapinya dengan fasilitas cold storage berkapasitas 5 ton serta ice maker yang mampu memproduksi 2 ton es per hari.
Seluruh fasilitas tersebut akan dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian warga Pulau Sembur Laut.






