Ia berharap hasil riset dari perguruan tinggi dapat menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
Meski demikian, Prabowo mengapresiasi perkembangan industri otomotif dalam negeri yang mulai mampu memproduksi kendaraan dengan tingkat kandungan lokal mencapai sekitar 65 hingga 70 persen.
“Saya bangga saat dilantik pulang menggunakan mobil yang didesain dan dibuat di Indonesia. Kalau kandungan lokalnya sudah 65 sampai 70 persen, itu sudah boleh kita klaim sebagai buatan Indonesia,” ujarnya.
Prabowo menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing di bidang teknologi serta manufaktur.
SUMBER: KONTAN





