Sekolah Rakyat Natuna, Menanam Harapan dari Perbatasan untuk Masa Depan Indonesia

BATAMKOTA.COM, NATUNA — Lagu Laskar Pelangi mengalun di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 32 Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (30/9).

Suara para siswa menyambut kedatangan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono Bersama Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura serta kepala daerah terkait.

Di balik suasana penuh semangat itu, tersimpan cerita tentang perjuangan 180 anak Natuna yang kini mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

Muzani pun menitipkan pesan sederhana kepada para siswa: belajar sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan yang telah mereka dapatkan.

“Belajar yang benar ya, enggak semua anak bisa sekolah di Sekolah Rakyat,” ujar Muzani saat berbincang dengan para siswa.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja Delegasi Pimpinan MPR RI ke wilayah perbatasan Indonesia di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Setibanya di sekolah, Muzani dan Ibas disambut para siswa. Setelah menyaksikan penampilan lagu Laskar Pelangi, Muzani berinteraksi langsung dengan tiga siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Percakapan sederhana itu menjadi gambaran tentang bagaimana pendidikan di kawasan perbatasan tidak sekadar berbicara mengenai ruang kelas, tetapi juga tentang membuka kesempatan bagi anak-anak untuk membangun masa depan.

SRT 32 Natuna saat ini menampung 180 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Seluruh siswa berasal dari Kabupaten Natuna dan mayoritas berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2.

Muzani mengatakan, para siswa menunjukkan semangat belajar sekaligus memiliki cita-cita untuk memperbaiki kehidupan mereka dan keluarganya.

“Semua itu adalah anak-anak yang tadi kita saksikan bersama. Mereka bersemangat untuk belajar, mereka bercita-cita menjadi orang yang lebih baik dari taraf hidup yang sekarang ini,” katanya.

Pos terkait