Menurut Nyanyang, kesiapan lahan menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa dan kelurahan.
Sementara itu, pada sektor pendidikan, Kepri telah memiliki tiga Sekolah Rakyat rintisan yang berada di Tanjungpinang, Anambas, dan Natuna dengan jumlah 201 siswa.
Namun, pembangunan fisik sekolah masih menghadapi tantangan besar. Beberapa proses lelang harus diulang karena belum mendapatkan penyedia jasa yang mampu memenuhi kebutuhan pembangunan dengan biaya yang tersedia. Kondisi geografis Kepri sebagai daerah kepulauan menyebabkan harga material konstruksi jauh lebih tinggi dibanding wilayah daratan.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mencari solusi agar pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat segera direalisasikan.
Perhatian pemerintah juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini Kepri telah memiliki empat kampung nelayan, terdiri atas tiga lokasi di Batam dan satu lokasi di Natuna.






