Wanita Tani HKTI Kepri Resmi Dilantik, Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

“Ketahanan pangan bagi kita bukan hanya soal bagaimana menghasilkan pangan, tetapi bagaimana memastikan seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk wilayah terluar, memiliki akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Ririn.

Ia menekankan bahwa perempuan selama ini menjadi aktor penting yang sering bekerja tanpa sorotan, padahal kontribusinya sangat besar dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha pangan, petani, nelayan, hingga pelopor lahirnya inovasi di tengah masyarakat. Karena itu pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pemberdayaan perempuan,” katanya.

Ririn menambahkan, ketika perempuan diberikan akses terhadap pendidikan, pelatihan, permodalan, dan pasar, maka dampaknya tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga membangun ketahanan sosial dan masa depan daerah.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Wanita Tani Indonesia, Anita Aryani, menyoroti bahwa isu ketahanan pangan saat ini menjadi prioritas nasional dan tidak dapat dipisahkan dari kontribusi perempuan di sektor pertanian.

Pos terkait