Sementara untuk kategori menu premium tersedia cumi tauco, cumi cabai liar, daging malbi, sop daging, buntut goreng atau bakar, hingga udang saus tiram seharga Rp40 ribu nett. Beverly Hotel juga menyediakan menu andalan seperti gurame bakar dan iga petir rica-rica seharga Rp50 ribu nett.
Seluruh paket sudah termasuk pilihan sambal khas seperti dabu-dabu, sambal matah, sambal terasi, sambal ijo, sambal pesisir, nasi, serta minuman gratis berupa ice tea atau infused water.
Menurut Zaenuri, strategi harga kompetitif tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke hotel sekaligus mengoptimalkan potensi bisnis kuliner yang memiliki pertumbuhan cukup menjanjikan.
“Kami melihat tren masyarakat saat ini semakin mencari value for money. Mereka menginginkan makanan berkualitas dengan harga terjangkau. Karena itu kami menghadirkan konsep yang sederhana, tetapi tetap mempertahankan standar kualitas rasa dan pelayanan khas Beverly Hotel,” katanya.
Ia menambahkan, sektor F&B kini memiliki kontribusi yang semakin besar terhadap pendapatan hotel. Tidak hanya menjadi pelengkap bisnis akomodasi, restoran hotel kini berkembang menjadi destinasi kuliner yang mampu menarik pelanggan dari luar hotel.






