Kinerja tersebut turut didukung penerapan tata kelola yang baik. BPJS Ketenagakerjaan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) atas Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program Tahun 2025 dari auditor independen.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, menilai capaian 2025 menunjukkan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang.
“Pertumbuhan manfaat, perluasan kepesertaan, serta terjaganya kesehatan dana program menjadi indikator penting bahwa penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan berjalan pada jalur yang tepat,” kata Dedi.
Ia menambahkan, Dewan Pengawas akan terus memastikan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas menjadi landasan dalam pengelolaan program maupun dana peserta.
Pada 2025, BPJS Ketenagakerjaan juga meraih skor 77,63 dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK serta kembali memperoleh predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat dengan nilai 97.






