Produk udang vaname yang dipasarkan terdiri atas kategori raw atau udang mentah dan cook atau udang matang. Adapun variasi produk meliputi PTO atau Peeled Tail On, yakni udang yang telah dikupas dengan bagian ekor tetap utuh.
Selain itu, terdapat produk PND atau Peeled and Deveined, yaitu udang yang telah dikupas, dibersihkan, dan dibuang urat punggungnya sehingga siap diolah.
Menurut Ghimoyo, pengembangan ekspor udang vaname tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penjualan, tetapi juga pembangunan rantai pasok yang berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan fokus ID FOOD dalam memperkuat lini bisnis perdagangan dan logistik pangan.
“Keberhasilan ekspor membutuhkan kolaborasi yang kuat dari hulu hingga hilir. ID FOOD mengambil peran dalam menghubungkan sumber pasokan agar komoditas pangan dalam negeri semakin berdaya saing,” ujarnya.
Ke depan, ID FOOD akan terus memperkuat pengelolaan rantai pasok, meningkatkan kapasitas dan kontinuitas pasokan, serta menjajaki peluang pasar baru untuk memperluas ekspor produk perikanan Indonesia.
SUMBER: DETIK





