Negosiasi tersebut berfokus pada lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz serta pembahasan pencairan dana Iran yang sebelumnya dibekukan.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi global. Sebelum konflik memanas, kawasan ini menangani sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Meski lalu lintas kapal mulai kembali normal, ketegangan antara Washington dan Teheran belum sepenuhnya mereda. Akhir pekan lalu, kedua negara masih saling melancarkan serangan setelah Iran menyerang sebuah kapal kargo.
Dua sumber senior Iran menyebut Teheran tetap bertekad memperoleh pengakuan internasional atas kendalinya terhadap Selat Hormuz, bahkan jika harus menggunakan kekuatan.
Iran juga berulang kali menyatakan akan mulai mengenakan tarif bagi kapal yang melintas mulai pertengahan Agustus setelah masa bebas tarif berakhir.






