OJK: Masyarakat Indonesia Masih Rentan Jadi Korban Scam Digital, Ini Penyebabnya

“Tidak kenal dalam tanda kutip, kadang mereka membagikan informasi kepada pihak yang dianggap dikenal, padahal identitas tersebut bisa saja dipalsukan menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) maupun deepfake,” katanya.

OJK juga meminta masyarakat memastikan identitas pihak yang berkomunikasi sebelum memberikan informasi sensitif maupun melakukan transaksi keuangan secara digital.

Bacaan Lainnya

Selain memanfaatkan teknologi AI, pelaku kejahatan siber juga terus menciptakan berbagai modus baru sehingga masyarakat dituntut lebih berhati-hati.

“Kalau kita sudah mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap belanja online, diskon berlebihan, atau tawaran kerja online, nanti muncul lagi modus yang baru. Karena itu masyarakat memang harus selalu berhati-hati,” jelasnya.

Kiki mengimbau masyarakat agar berpikir matang sebelum mengirim uang atau membagikan informasi pribadi melalui platform digital.

Pos terkait