Ia juga mengingatkan meningkatnya kasus love scam, yakni penipuan berkedok hubungan asmara yang memanfaatkan identitas palsu untuk memperoleh uang dari korban.
“Sedihnya, ini bisa terjadi kepada siapa saja, tanpa melihat tingkat pendidikan maupun latar belakang korban,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengungkapkan total kerugian akibat penipuan digital di Indonesia diperkirakan mencapai Rp7,5 triliun berdasarkan laporan Global Anti-Scam Alliance.
Pemerintah pun terus memperkuat pelindungan konsumen digital melalui kerja sama dengan industri serta pengembangan sistem anti-scam guna menekan kasus penipuan digital yang terus meningkat.
“Angka scam terus naik. Total kerugian akibat spam dan scam mencapai sekitar Rp7,5 triliun,” kata Nezar.






