Insiden Kapal Ever Lovely
Ketegangan terbaru dipicu serangan terhadap kapal kontainer berbendera Singapura, Ever Lovely, saat melintasi perairan dekat pantai Oman di Selat Hormuz pada Kamis (25/6/2026).
Kapal tersebut terkena proyektil, namun tidak menimbulkan korban jiwa dan tetap dapat melanjutkan pelayaran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran berada di balik serangan tersebut dan menyebut insiden itu sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Menurut Trump, Iran meluncurkan sedikitnya empat drone bunuh diri ke arah kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.






