Menurut Huda, dampak ekonomi dari belanja program MBG relatif terbatas dibandingkan apabila anggaran yang sama digunakan untuk meningkatkan pendapatan guru.
Ia memperkirakan kontribusi program MBG terhadap pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 0,06 persen terhadap PDB, sementara peningkatan kesejahteraan guru diyakini memiliki efek berganda (multiplier effect) yang lebih besar terhadap perekonomian sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan skema efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 triliun atau bahkan lebih besar.
Usulan tersebut masih akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diputuskan menjadi kebijakan resmi pemerintah.





