Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Resmi Berlayar dari Batam, BI Pastikan Rupiah Hadir di Wilayah 3T

“Ini adalah wujud nyata sinergi Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Negara wajib memastikan ketersediaan uang rupiah di seluruh wilayah NKRI, termasuk daerah 3T, yaitu terdepan, terluar, dan terpencil,” kata Ronny.

Pihaknya juga menuturkan bahwa tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membuat distribusi uang tidak mudah dilakukan secara konvensional. Karena itu, Bank Indonesia membutuhkan dukungan penuh dari TNI AL agar layanan kas keliling dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses.

Bacaan Lainnya

Selama ekspedisi berlangsung pada 2 hingga 8 Juli 2026, masyarakat di pulau-pulau tujuan akan mendapatkan layanan kas keliling 3T, termasuk penukaran uang lusuh dengan uang baru layak edar serta pemenuhan kebutuhan transaksi tunai masyarakat setempat.

Ronny menjelaskan, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam program Ekspedisi Rupiah Berdaulat bahkan mendapat pengakuan dunia internasional. Pada 2024 lalu, kolaborasi tersebut memperoleh penghargaan internasional kategori Currency Initiative karena dinilai sukses menghadirkan layanan bank sentral di wilayah geografis ekstrem.

“Kolaborasi ini mendapatkan apresiasi internasional karena menjadi inovasi Bank Sentral bersama angkatan laut dalam menghadapi tantangan distribusi uang di wilayah 3T. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan,” ujarnya.

Pos terkait