Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Resmi Berlayar dari Batam, BI Pastikan Rupiah Hadir di Wilayah 3T

Ia menambahkan, secara nasional layanan ekspedisi terus meningkat. Tahun ini jumlah wilayah pulau 3T yang dijangkau meningkat menjadi 97 pulau, dengan Kepulauan Riau menjadi salah satu wilayah prioritas karena memiliki ribuan pulau dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Sementara itu, Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IV Batam, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, menegaskan bahwa bagi TNI AL, rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi, melainkan simbol identitas bangsa dan bagian dari kedaulatan negara.

Bacaan Lainnya

“Bagi TNI Angkatan Laut, rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi, tetapi simbol identitas bangsa dan manifestasi kedaulatan negara. Beredarnya rupiah di pulau-pulau terluar adalah bukti nyata kehadiran negara,” tegasnya.

Dalam ekspedisi ini, TNI AL mengerahkan KRI Bedelau 643, kapal perang yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak pengamanan wilayah kerja Armada I, termasuk kawasan perbatasan Kepulauan Riau.

Ketut menyebut misi pelayaran sejauh 1.135 nautical mile bukan perjalanan singkat. Sebagai gambaran, jarak Batam-Singapura hanya sekitar 7 nautical mile, sementara ekspedisi kali ini menempuh jarak ratusan kali lebih jauh untuk memastikan pelayanan negara hadir hingga ke pelosok.

Pos terkait