Harga Minyak Dunia Naik 1,9%, Serangan AS ke Iran Picu Kekhawatiran Pasokan Global

Insiden tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi energi dunia. Sebelum konflik pecah pada Februari lalu, Selat Hormuz menjadi jalur utama bagi sekitar seperlima pasokan energi global.

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, Iran juga dilaporkan mulai memperketat pengawasan di Selat Hormuz dengan mengarahkan kapal-kapal yang melintas agar menggunakan jalur yang lebih dekat ke wilayah pantainya. Sementara itu, Amerika Serikat menegaskan jalur pelayaran internasional tersebut harus tetap terbuka bagi seluruh kapal sesuai ketentuan hukum internasional.

Bacaan Lainnya

Dari sisi fundamental, harga minyak juga mendapat dukungan dari penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Berdasarkan data American Petroleum Institute (API), stok minyak mentah AS kembali menyusut pada pekan lalu. Sebelumnya, analis yang disurvei Reuters memperkirakan persediaan minyak turun sekitar 2,4 juta barel pada pekan yang berakhir 3 Juli 2026.

Kombinasi meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah dan berkurangnya stok minyak di Amerika Serikat diperkirakan akan terus menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga minyak dunia dalam jangka pendek.

SUMBER: KONTAN

Pos terkait