Berdasarkan distribusi PDRB atas dasar harga berlaku periode 2020–2025, kontribusi Batam terus meningkat dan diproyeksikan mencapai 66,44 persen pada 2025.
Artinya, lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi Kepulauan Riau berasal dari Batam yang ditopang sektor industri pengolahan, perdagangan, logistik, investasi, dan jasa.
Kabupaten Bintan menjadi kontributor terbesar kedua dengan kontribusi sekitar 8,65 persen pada 2025, disusul Kota Tanjungpinang sekitar 6,98 persen.
Sementara itu, kontribusi Natuna justru mengalami tren penurunan menjadi 6,40 persen akibat fluktuasi sektor migas. Karimun relatif stabil di kisaran 5 persen, sedangkan Kepulauan Anambas sekitar 5,27 persen. Kabupaten Lingga masih menjadi penyumbang terkecil terhadap ekonomi Kepri dengan kontribusi sekitar 1,5 persen.
Meski pemulihan ekonomi berlangsung kuat, Bank Indonesia menilai tantangan terbesar Kepri ke depan adalah menciptakan pertumbuhan yang lebih merata.





