BPS: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Tepat, Data Akurat Tentukan Arah Pembangunan

Manfaat sensus juga tidak berhenti pada proses pendataan. Nilai terbesar dari Sensus Ekonomi justru muncul ketika data tersebut dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah, strategi ekspansi dunia usaha, penelitian akademik, hingga pengembangan UMKM.

Keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Jawaban yang jujur, lengkap, dan akurat akan menghasilkan data berkualitas sehingga mampu mendukung lahirnya kebijakan yang lebih efektif.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan sensus secara nasional bukan pekerjaan mudah mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas dan jutaan pelaku usaha yang tersebar hingga daerah terpencil.

Untuk menjangkau seluruh wilayah tersebut, BPS mengerahkan sekitar 251 ribu petugas sensus yang telah mengikuti pelatihan dengan standar yang sama di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

BPS menjelaskan bahwa persiapan Sensus Ekonomi 2026 telah dilakukan sejak 2024 atau lebih dari dua tahun sebelum pelaksanaan. Mengingat skala pendataannya yang sangat besar dan membutuhkan anggaran signifikan, sensus ekonomi hanya dilaksanakan satu kali setiap satu dekade, sebagaimana praktik yang juga diterapkan di banyak negara.

Pos terkait